DSpace About DSpace Software
 

Elibrary Brawijaya University >
Law Faculty >
Jurisprudence Undergraduate Program >
Minor Thesis >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://hdl.handle.net/123456789/26718

Title: Perlindungan Negara Penerima Terhadap Aset Negara Pengirim Di Negara Penerima Menurut Konvensi Wina Tahun 1961 Tentang Hubungan Diplomatik
Authors: Trisnawati, Prawita
Keywords: Perlindungan
Negara Penerima
Aset Negara Pengirim
Konvensi Wina Tahun 1961
Issue Date: 8-Jun-2011
Abstract: Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas mengenai apa sajakah yang termasuk aset-aset diplomatik. Ketika sebuah aset negara pengirim dipercayakan perlindungannya kepada negara penerima, lantas bagaimana bentuk perlindungan yang akan diterima. Ketika terjadi sebuah sengketa, bagaimana mekanisme penyelesaiannya dan siapakah pihak-pihak yang dapat dipertanggungjawabkan. Nyatanya hingga saat ini perlindungan aset diplomatik merupakan hal yang sangat rawan dalam hubungan diplomatik. Dalam upaya mengetahui bagaimana bentuk perlindungan negara penerima terhadap aset negara pengirim yang ada di wilayah negara penerima, penulis mempergunakan metode pendekatan berupa metode yuridis normatif. Hal ini dilakukan untuk mengkaji dan menganalisa permasalahan yang timbul dari perlindungan aset-aset diplomatik tersebut, dengan mempergunakan aspek-aspek yuridis baik secara nasional maupun internasional. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memperoleh jawaban, bahwa bentuk perlindungan aset diplomatik negara pengirim di negara penerima, pada dasarnya merupakan pemberian kekebalan dan keistimewaan diplomatik terhadap para wakil diplomatik beserta para anggota misi yang lain, berikut diikuti dokumen, berkas, gedung yang dipakai dalam fungsi dan tugas misi diplomatiknya. Ketika terjadi sebuah kerusakan terhadap aset negara pengirim di negara penerima, maka negara penerima dapat dimintai tanggungjawab atas hal tersebut oleh negara pengirim. Namun, apabila diatur sebuah special agreement yang diketahui negara penerima maka negara penerima tidak lagi bertanggungjawab atas aset negara pengirim tersebut. Apabila suatu negara terbukti melakukan pelanggaran terhadap kekebalan diplomatik atau tidak melakukan kewajibannya memberikan perlindungan terhadap perwakilan diplomatik yang ada di negaranya maka negara pelanggar tersebut dapat dijatuhi sanksi berupa kompensasi. Ganti kerugian dalam kaitannya dengan persoalan diatas disebut sebagai reparasi moral atau politis. Dengan menilai fakta-fakta di atas, maka diperlukan sebuah keseriusan secara komprehensif, tidak saja dari negara penerima, namun juga oleh negara pengirim, untuk dapat saling bekerja sama dalam memberikan perlindungan aset-aset diplomatik. Sehingga, baik negara pengirim ataupun negara penerima dapat saling memahami dan mengerti tentang hak dan kewajiban serta tanggung jawab yang timbul apabila terjadi sebuah proses sengketa atas aset-aset diplomatik tersebut
URI: http://elibrary.ub.ac.id/handle/123456789/26718
Appears in Collections:Minor Thesis

Files in This Item:

File Description SizeFormat
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(Abstrak).docAbstrak31 kBMicrosoft WordView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(Abstrak).pdfAbstrak26.25 kBAdobe PDFView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(Abstrak).psAbstrak109.37 kBPostscriptView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(cover).docCover37.5 kBMicrosoft WordView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(cover).pdfCover36.51 kBAdobe PDFView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(cover).psCover104.16 kBPostscriptView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(daftar-isi).docDaftar Isi41 kBMicrosoft WordView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(daftar-isi).pdfDaftar Isi27.5 kBAdobe PDFView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(daftar-isi).psDaftar Isi136.32 kBPostscriptView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(daftar-pustaka).docDaftar Pustaka31 kBMicrosoft WordView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(daftar-pustaka).pdfDaftar Pustaka27.68 kBAdobe PDFView/Open
perlindungan-negara-penerima-terhadap-aset-negara-pengirim-di-negara-penerima-menurut-konvensi-wina-tahun-1961-tentang-hubungan-diplomatik-(daftar-pustaka).psDaftar Pustaka107.75 kBPostscriptView/Open
View Statistics

Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.

 

Valid XHTML 1.0! DSpace Software Copyright © 2002-2010  Duraspace - Feedback